Kamis, 28 Juli 2016

Tugas Trouble Shooting


PEMERINTAH KABUPATEN CIAMIS
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 KAWALI
Jalan Talagasari No. 35 Tlp. (0265) 791727  Fax: (0265) 2797676 Kawali 46253 Kab. Ciamis
E-mail: smkn1kawali@gmail.com  - website : http://www.smkn1kawali.sch.id
RBJ-XI v7.1
 
Description: Logo Ciamis Hitam Putih.jpgJobsheet

Mata Pelajaran : Trouble Shooting Jaringan                                                Tanggal : 28/07/2016
Nama Siswa :    Ayu Yuliani Ramadani
                          Eka Martiasari
                          Gina Amalia
                          Nita Robiyanti
                          Yulianti
Kelas: XII TKJ 1

Instruksi :
1.      Awali dengan membaca bissmilah
2.      Isilah lembar jobsheet sesuai instrument dengan hasil pengalaman yang terjadi dalam praktik
3.      Pengisian sesuai dengan pengalaman sendiri
4.      Tidak mengisi jobsheet jika belum mengalami hal yang akan dituliskan dalam jobsheet

Instrumen :
NO
JENIS PESAN PING
PENYEBAB
1

-          Kabel jaringan tidak dapat terhubung dengan komputer yang dituju. Dikarenakan  kabel tersebut  mengalami kerusakan, solusinya ganti kabel jaringan dengan yang baru.
-          IP Address yang dituju salah. Solusinya cek kembali IP tujuan dan masukan IP  yang benar.


2
Destination Host Unreachable
Status “Local Area Connection”, masih “disable” pada network connection  atau belum diatur  pada control panel. Solusinya atur “Local Area Connection”, klik kanan lalu klik “enable”.


3
Reply from 131.107.8.1: bytes=1450 time<10ms TTL=32

-          Kabel  jaringan terhubung dengan baik
-          IP tujuan terisi dengan benar
-          Ping yang dilakukan berhasil
-          Konfigurasi sesuai
-          LAN di-enablekan



Uraikan Pengertian ICMP :



ICMP (Internet Control Message Protocol) adalah protokol yang bertugas mengirimkan pesan-pesan kesalahan dan kondisi lain yang memerlukan perhatian khusus. Pesan / paket ICMP dikirim jika terjadi masalah pada layer IP dan layer atasnya (TCP/UDP). Pada konsisi normal, protokol IP berjalan dengan baik. Namun ada beberapa kondisi dimana koneksi IP terganggu, misalnya karena Router crash, putusnya kabel, atau matinya host tujuan. Pada saat ini ICMP membantu menstabilkan kondisi jaringan, dengan memberikan pesan-pesan tertentu sebagai respons atas kondisi tertentu yang terjadi pada jaringan tersebut.
contoh : hubungan antar router A dan B mengalami masalah, maka router A secara otomatis akan mengirimkan paket ICMP Destination Unreachable ke host pengirim paket yang berusaha melewati host B menuju tujuannya. Dengan adanya pemberitahuan ini maka host tujuan tidak akan terus menerus berusaha mengirimkan paketnya melewati router B.

Ada dua tipe pesan yang dapat dihasilkan ICMP :


  1. ICMP Error Message (dihasilkan jika terjadi kesalahan jaringan)
  2. ICMP Query Message (dihasilkan jika pengirim paket mengirimkan informasi tertentu yang berkaitan dengan kondisi jaringan.

ICMP Error Message dibagi menjadi beberapa jenis :


  1. Destination Unreachable, dihasilkan oleh router jika pengirim paket mengalami kegagalan akibat masalah putusnya jalur baik secara fisik maupun logic. Destination Unreacheable dibagi lagi menjadi beberapa jenis :

    • Network Unreacheable, jika jaringan tujuan tak dapat dihubungi
    • Host Unreacheable, jika host tujuan tak bisa dihubungi
    • Protocol At Destination is Unreacheable, jika di tujuan tak tersedia protokol tersebut.
    • Destination Host is Unknown, jika host tujuan tidak diketahui
    • Destination Network is Unknown, jika network tujuan tidak diketahui
  2. Time Exceeded, dikirimkan jika isi field TTL dalam paket IP sudah habis dan paket belum juga sampai ke tujuannya. Tiap kali sebuah paket IP melewati satu router, nilai TTL dalam paket tsb, dikurangi satu. TTL ini diterapkan untuk mencegah timbulnya paket IP yang terus menerus berputar-putar di network karena suatu kesalahan tertentu. sehingga menghabiskan sumber daya yang ada.

    Field TTL juga digunakan oleh program traceroute untuk melacak jalannya paket dari satu host ke host lain. Program traceroute dapat melakukan pelacakan rute berjalannya 
    IP dengan cara mengirimkan paket kecil UDP ke IP tujuan, dengan TTL yang di set membesar.

    Saat paket pertama dikirim, TTL diset satu, sehingga router pertama akan membuang paket ini dan mengirimkan paket ICMP Time Exceeded, kemudian paket kedua dikirim, dengan TTL dinaikan. Dengan naiknya TTL paket ini sukses melewati router pertama namun dibuang oleh router kedua, router ini pun mengirim paket ICMP time Exceeded
  3. Parameter Problem, paket ini dikirim jika terdapat kesalahan parameter pada header paket IP.
  4. Source Quench, Paket ICMP ini dikirimkan jika router tujuan mengalami kongesti. Sebagai respons atas paket ini pihak pengirim paket harus memperlambat pengiriman paketnya.
  5. Redirect, paket ini dikirimkan jika router merasa host mengirimkan paket IP melalui router yang salah. Paket ini seharusnya dikirimkan melalui router lain.












Guru,


………………………….
Orang Tua / Wali,


……………………………….
Siswa,


……………………………….


Jumat, 22 Juli 2016

Perencanaan Pembuatan "Power Recycling Bank"

Perencanaan Pembuatan "Power Recycling Bank"



Siapkan alat dan bahan :

  • Baterai laptop bekas
  • Solder dan timah solder
  • Isolasi
  • Kabel USB
  • Port USB
  • Avo meter (untuk mengukur tegangan baterai)
Setelah semua siap langsung saja kita menuju tahap pembuatan Power Recycling Bank.
  1. Buka isi baterai laptop kemudian ambil beberapa buah isi baterai yang terdapat didalamnya.
  2. Pilih empat baterai untuk membuat power bank dengan kekuatan 2000 mAh.
  3. Kemudian gabungkan keempat baterai sesuai posisi positif dan negatifnya.
  4. Gabungkan keempat baterai secara paralel
  5. Setelah disusun secara paralel, kini tinggal melakukan pengecekan arus listrik dengan menggunakan avo meter.
  6. Setelah dilakukan pengecekan dan hasilnya sesuai, maka pembuatan "Power Recycling Bank" berhasil, dan dapat digunakan.